home Cerita Anak Alice in Wonderland: Bab 1 – Terperosok dalam Lubang Kelinci

Alice in Wonderland: Bab 1 – Terperosok dalam Lubang Kelinci

Ternyata ia semakin turun, turun lagi dan lagi! Apakah tempat ini tidak ada ujungnya? Tak ada yang bisa dilakukan, jadi Alice mulai bicara sendiri. “Sepertinya Dinah akan sangat merindukanku malam ini!” (Dinah adalah nama kucing.) “Aku harap orang rumah tidak lupa memberinya semangkuk susu pada saat minum teh. Dinah sayang, andai saja kau berada di bawah sini bersamaku!” Alice merasa kalau barusan ia setengah tertidur, dan tiba-tiba saja, gedebuk! gedebuk! Ia terjatuh di tumpukan ranting dan dedaunan kering, dan itulah dasar lubang yang sesungguhnya.

Alice tidak terluka sama sekali dan langsung saja bangkit. Ia mendongak, tapi yang terlihat hanya gelap; di depannya ada lorong panjang dan Kelinci putih masih tampak olehnya sedang menuruni lorong itu. Sekejap matapun jangan sampai ia hilang. Alice secepatnya bergegas dan saat Kelinci belok di simpangan ia masih mendengar ocehannya, “Oh, kuping dan kumisku, ini sudah terlambat sekali!” Alice berada tak jauh di belakang, namun giliran ia yang tiba di simpangan, Kelincinya tak terlihat lagi.

Alice tiba di sebuah aula panjang dengan bangunan rendah, yang diterangi deretan lampu di atapnya. Di sekeliling aula itu terdapat banyak pintu, ia mencoba membuka dari awal sampai akhir namun terkunci semua; lantas dengan sedih ia berjalan di tengah aula sambil bertanya-tanya bagaimana supaya bisa keluar dari situ.

Tiba-tiba ia menemukan meja kaca kecil yang tebal. Di situ hanya terdapat kunci emas mungil, dan Alice langsung berpikir kalau kunci itu mungkin pas dengan salah satu pintu di aula; namun sayang sekali! entah gemboknya yang terlalu besar, atau kuncinya yang kekecilan, yang jelas tak bisa dipakai untuk membuka pintu manapun. Tetapi, saat berkeliling untuk kedua kalinya ia mendapati ada korden rendah yang tadi  terlewatkan, dan dibalik korden ada pintu kecil dengan tinggi sekitar lima belas inci. Alice langsung mencoba membukanya dengan kunci emas, dan bahagia sekali karena kuncinya pas!

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.