home Cerita Anak Alice in Wonderland: Bab 1 – Terperosok dalam Lubang Kelinci

Alice in Wonderland: Bab 1 – Terperosok dalam Lubang Kelinci

Alice membuka pintunya dan melihat ada lorong kecil dengan lebar tak lebih dari lubang tikus; ia berlutut untuk mengintip dan terlihatlah sebuah taman paling indah yang pernah ada. Alice ingin sekali keluar dari aula gelap itu dan berkelana di antara deretan bunga-bunga cerah dan dinginnya air mancur, tapi kepalanya bahkan tidak muat melewati pintu. “Oh andai saja aku bisa melipat diriku seperti teleskop!(Alice berharap tubuhnya bisa menciut dan meregang seperti teropong lipat). Mungkin sebenarnya aku bisa, kalau tahu cara memulainya.” keluh Alice.

Alice kembali menuju meja kaca, setengah berharap semoga bisa menemukan kunci lain, atau paling tidak, ada sebuah buku yang berisi cara manusia melipat tubuh seperti teleskop. Kali ini ia menemukan botol kecil di meja (“Jelas-jelas tadi tak ada di sini,” kata Alice), ada label yang mengalung di botol itu, bertuliskan “MINUMLAH AKU”, tercetak indah dalam huruf besar.

“Tidak, akan aku periksa dulu, dan memastikan apakah ada tanda ‘racun‘ atau tidak,” ujar Alice, lantaran ia tak pernah lupa bahwa: apabila seseorang meminum botol yang bertanda “racun”, bisa dipastikan cepat atau lambat akan terkena efek buruk. Tetapi, di botol itu tidak ada tanda demikian,  jadi Alice memberanikan diri untuk mencicipinya, dan setelah tahu rasanya enak  (mirip seperti campuran kue tart ceri, custard1, nanas, kalkun panggang, permen karamel dan roti bakar mentega), ia segera menghabiskannya.

i003_th

“Perasaan ini aneh sekali! pasti tubuhku melipat seperti teleskop!” kata Alice.

Dan benar saja! Tinggi tubuhnya kini hanya sepuluh inci, wajahnya pun langsung berseri-seri kala mengingat bahwa sekarang ukurannya pas untuk masuk ke pintu kecil dan menuju taman yang indah.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.