home Cerita Anak Alice in Wonderland: Bab 2 – Kolam Air Mata

Alice in Wonderland: Bab 2 – Kolam Air Mata

Ketika Kelinci sampai di dekatnya, Alice buka suara agak takut-takut, “Tuan, jika kau tak keberatan—” Kelinci terkejut bukan kepalang, hingga menjatuhkan sarung tangan dan kipasnya, lantas berlari tunggang langgang secepat mungkin menuju kegelapan.

Alice memungut kipas dan sarung tangan tersebut, kemudian mengipasi diri berulang-ulang dan mulai bicara. “Ampun, deh! Hari ini semuanya terasa ganjil! Padahal kemarin semua berjalan normal. Apakah aku masih sama seperti sebelumnya saat bangun tadi pagi? Tapi jika jawabannya tidak, pertanyaan berikutnya adalah, Siapa diriku yang sekarang?’ Ah, itu teka-teki besar!”

Sambil bicara, ia tiba-tiba kaget melihat sarung tangan si Kelinci terpasang di tangannya (sambil mengoceh ia tak sadar mengenakan sarung tangan itu) “Bagaimana hal ini bisa terjadi?” pikir Alice. “Pasti tubuhku sudah mengecil kembali.” Ia langsung bangkit dan menuju meja kaca untuk memastikan ukuran tubuhnya. Ternyata kini tingginya sekitar dua kaki dan bahkan masih kian mengecil. Untungnya ia segera sadar bahwa itu akibat dari kipas yang ia gunakan dan langsung melemparnya, tepat sebelum tubuhnya kian menciut.

“Tadi itu hampir saja!” Kata Alice, sangat ketakutan karena mengalami perubahan secara mendadak, namun ia juga begitu gembira dengan ukuran tubuhnya yang sekarang. “Selanjutnya menuju taman!” Ia bergegas kembali ke pintu kecil; tapi, aduh! Pintunya tertutup dan kunci emas masih ada di meja kaca seperti sebelumnya. “Situasinya malah bertambah buruk,” pikir si gadis malang, “Pasalnya aku belum pernah semungil ini, sama sekali!”

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.