home Cerita Anak Alice in Wonderland: Bab 2 – Kolam Air Mata

Alice in Wonderland: Bab 2 – Kolam Air Mata

“Aku tidak suka kucing!” teriak Tikus dengan nada melengking. “Jika kau jadi aku, apa kau akan suka kucing?”

“Yah, mungkin tidak,” tanggap Alice dengan suara lunak; “Jangan marah gara-gara itu. Meski demikian, aku berharap bisa menunjukkan padamu kucing kami yang bernama Dinah. Aku rasa kau akan suka dengan kucing andai kau melihatnya. Dia itu manja dan pendiam.” Bulu Si Tikus malah berdiri semua dan Alice yakin kalau perasaannya sangat terluka.  “Kita tak akan membahas Dinah lagi, jika kau keberatan.”

“Tentu saja!” sahut Tikus, yang gemetaran hingga ujung ekornya. “Memangnya aku sudi apa membahas itu! Keluarga kami memang benci kucing— mereka itu bengis, hina, pokoknya kasar! Jangan sampai aku mendengar namanya lagi!”

plate02_th

“Sungguh, tak akan kubahas lagi!” kata Alice, secepatnya mengganti topik pembicaraan. “Apa kau—kau suka—dengan—dengan anjing? (kata-katanya agak belepotan karena sambil berpikir) Di dekat rumah kami ada anjing kecil, aku senang seandainya bisa menunjukkan padamu! Dia akan membunuh semua tikus—oh, ya ampun!” Alice berteriak dengan nada sedih. “Aku takut kali ini melukai perasaannya lagi!” Ternyata Tikus langsung berenang sekuat tenaga menjauhi Alice, hingga air di kolam itu bergelombang.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.