home Cerita Anak Alice in Wonderland: Bab 3 – Caucus-race dan Cerita yang Panjang

Alice in Wonderland: Bab 3 – Caucus-race dan Cerita yang Panjang

Mereka seperti gerombolan aneh yang berkerumun di tepi kolam— burung-burung dengan sayap kumal, hewan-hewan lain dengan bulu dekil; semua basah kuyup, terlihat kesal dan tidak nyaman.

i008_th

Tentu saja, pertanyaan yang pertama kali muncul adalah: ‘bagaimana supaya tubuh mereka kembali kering?’. Mereka merembukkan hal tersebut dan beberapa saat kemudian, Alice tampaknya sangat terbiasa mengobrol akrab dengan hewan-hewan itu, seakan-akan sudah kenal sejak lama.

Akhirnya si Tikus, yang kelihatannya memiliki kewenangan diantara mereka, berseru, “Semuanya, harap duduk dan dengarkan! Aku akan segera membuat kalian kering lagi!” Mereka semua langsung duduk, membentuk lingkaran besar dan Tikus berada di tengah.

“Ehem!” Tikus berdeham dengan nada sok berwibawa. “Apa kalian semua siap? Ini adalah ‘hal paling kering yang kuketahui’. Tolong semuanya, harap tenang! ‘William sang Penakluk1 , sosok yang digemari oleh Paus, akhirnya diterima oleh Inggris, yang menginginkan pemimpin, dan belakangan mulai terbiasa dengan perebutan dan penaklukan. Edwin dan Morcar, dua tokoh bangsawan dari Mercia dan Northumbria’—”

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.