home Cerita Pendek Cerpen Anton Chekhov: Kunjungan Seorang Dokter (A Doctor’s Visit)

Cerpen Anton Chekhov: Kunjungan Seorang Dokter (A Doctor’s Visit)

Betapa putus asa, betapa kesedihan yang ada di wajah wanita tua itu! Dia, ibunya, telah membesarkan dan mengasuhnya, tanpa henti, dan mengabdikan seluruh hidupnya agar putrinya belajar bahasa Perancis, menari, musik: telah menyewa selusin guru baginya; telah berkonsultasi dengan dokter-dokter terbaik, menyewa seorang guru privat di rumah. Dan sekarang dia tidak bisa melihat alasan dari air mata ini, mengapa ada semua penderitaan ini, dia tidak bisa mengerti, dan bingung; dan dia merasa bersalah, gelisah, ekspresi putus asa, seolah-olah dia telah menghilangkan sesuatu yang sangat penting, telah meninggalkan sesuatu yang belum terselesaikan, telah lalai untuk memanggil seseorang – dan siapa, dia tidak tahu.

“Lizanka, kau menangis lagi … lagi,” katanya, sambil memeluk erat putrinya. “Sayangku, anakku, katakan padaku apa itu! Kasihanilah aku! Katakan padaku.”

Keduanya menangis tersedu-sedu. Korolyov duduk di sisi tempat tidur dan meraih tangan Liza.

“Sudah, hentikan, tidak ada gunanya menangis,” katanya ramah. “Kenapa, karena tidak ada di dunia ini yang senilai dengan air matamu. Sudah, kita tidak perlu menangis; Itu tidak baik ….”

Dan dalam hati ia berpikir:

“Sudah saatnya gadis itu menikah ….”

“Dokter kami di pabrik ini memberikannya obat kalibromati,” kata sang guru privat, “tapi saya lihat itu hanya membuatnya bertambah buruk. Saya rasa jika dia diberi sesuatu untuk jantung maka semestinya itu obat tetes …. saya lupa namanya …. Convallaria, bukan?”

Dan kemudian diikuti segala macam detail. Dia menyela pembicaraan dokter, mencegah pembicaraannya, dan ada tampilan usaha di wajahnya, seolah-olah dia menduga bahwa, sebagai wanita yang paling berpendidikan di rumah, ia berkewajiban untuk menjaga percakapan dengan dokter, dan bukan pada subjek lain selain obat-obatan.

Korolyov merasa bosan.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.