home Novel Fantasi Frankenstein karya Mary Shelley: Bab 4

Frankenstein karya Mary Shelley: Bab 4

Sekarang aku dituntun untuk menguji penyebab dan perkembangan pembusukan ini dan terpaksa menghabiskan hari-hari dan malam-malam di kubah dan pekuburan. Perhatianku dipusatkan pada setiap objek yang paling tak tertahankan pada kelembutan perasaan manusia. Aku melihat bagaimana bentuk baik manusia dirusak dan dihancurkan. Aku melihat perubahan kematian yang berkembang menjadi kehidupan.

Aku melihat bagaimana cacing mewarisi mata dan otak yang luar biasa. Aku berhenti, mengamati dan menganalisa semua penyebab secara rinci, contohnya perubahan dari hidup ke mati, dan dari mati ke hidup, sampai di pertengahan kegelapan ini sebuah cahaya tiba-tiba mengganggu ku, sebuah cahaya yang sangat terang dan menakjubkan namun sangat bersahaja, sementara itu aku merasa bingung dengan kemungkinan-kemungkinan yang telah tergambar.

Aku heran karena dari sekian banyak orang cerdas yang telah menunjukan penelitian-penelitian pada ilmu pengetahuan yang sama, hanya aku sendiri yang harus menyendiri untuk menemukan sebuah rahasia yang sangat menakjubkan ini.

Ingat, aku tidak sedang merekam bayangan orang gila. Di surga matahari tentu tidak lebih terang jika dibandingkan dengan apa yang sekarang aku tegaskan adalah benar. Beberapa keajaiban mungkin telah diciptakan, tapi tingkatan penemuannya berbeda dan mungkin.

Dari hari ke hari dan malam ke malam kerja keras dan kelelahan yang luar biasa, aku bayar dengan menemukan penyebab bangkitnya kehidupan, banyak yang tak setuju, aku menjadikan diriku mampu memberikan kehidupan pada benda yang tak bernyawa.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.