home Novel Umum Great Expectations karya Charles Dickens: Bab 1

Great Expectations karya Charles Dickens: Bab 1

Pada saat yang sama, ia memeluk tubuhnya sendiri menggunakan kedua tangannya –mendekap dirinya sendiri, untuk memeluk dirinya sendiri, – dan terpincang pincang menuju dinding gereja.

Sementara aku melihatnya pergi, memilih berjalan diantara jelatang dan semak belukar yang menjadi gundukan, dia melihat ke arah mata kecilku seolah olah ia menghindari tangan orang yang sudah mati, merentangkannya dengan hati – hati dari kuburnya untuk memutar pergelangan kakinya dan menariknya masuk.

Ketika ia pergi ke tembok gereja yang lebih rendah, ia menyudahinya, seperti laki laki yang kakinya sakit dan bengkak, lalu ia berbalik dan mencariku. Ketika aku melihatnya berputar, aku langsung berbalik pulang ke rumah dan menggunakan kakiku sebaik baiknya.

Tapi ketika aku menengok kebelakang, aku melihat dia kembali berjalan melewati sungai, masih tetap memeluk tubuhnya dengan kedua tangan dan berjalan dengan kakinya yang kelelahan diantara batu batuan, menjejakkan kaki tempat  dimana hujan lebat atau air sedang pasang.

Sekarang rawa rawa hanya garis horizontal hitam, ketika aku berhenti untuk mencarinya; dan sungai juga hanya garis horizontal, tidak terlalu lebar dan tidak hitam; dan langit hanya barisan garis merah dengan garis hitam tebal bercampur.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.