home Novel Umum Great Expectations karya Charles Dickens: Bab 2

Great Expectations karya Charles Dickens: Bab 2

“Ada narapidana kabur kemarin malam,” kata Joe keras, “tembakan setelah matahari terbenam. Dan mereka memberikan tembakan peringatan kepadanya. Dan sekarang sepertinya mereka melakukan tembakan peringatan lagi.”

“siapa yang menembak?” Kataku.

“Persetan anak kecil itu,” sela kakakku, mengerutkan dahi ke arahku “dasar banyak tanya. Tidak usah banyak tanya dan kau tidak akan dibohongi.”

Itu sangat tidak sopan untuknya, meskipun kupikir, aku akan dibohongi olehnya bahkan jika aku tidak bertanya. Tapi dia tidak pernah sopan kecuali ada tamu.

Pada saat seperti ini, Joel akan berargumentasi dengan rasa penasaranku dengan membuka mulutnya sangat lebar, dan membentuk untuk mengucapkan satu kata yang bagiku terlihat seperti “Merajuk”. Lalu, secara alami aku menunjuk ke arah Mrs. Joe, dan membentuk mulutku untuk mengatakan “dia?” Tapi Joe tidak mendengar itu sama sekali, dan lagi lagi membuka mulutnya sangat lebar, dan menggoyangkan semua bentuk kata – kata empati yang keluar. Tapi aku tidak bisa membuat apa – apa dari kata – kata itu.

“Mrs. Joe,” kataku, sebagai usaha terakhirku, “aku ingin tahu – jika kau tidak keberatan – darimana tembakan itu berasal?”

“Tuhan memberkatimu!” seru kakakku, seolah ia tidak benar – benar bermaksud seperti itu tapi sebaliknya.

“Dari Hulks!”

“Oh-h!” said I, looking at Joe. “Hulks!”

“Oh-h!” kataku, melihat ke arah Joe. “Hulks!”

Joel batuk untuk mengejekku dan berkata, “Kan, sudah kubilang.”

“Lalu, apa itu Hulks?’ Kataku.

“Beginilah anak ini!” Seru kakakku, menunjukku dengan jarum dan benangnya, dan menggelengkan kepalanya. “Dijawab satu pertanyaan, dan dia akan langsung menanyakanmu lusinan pertanyaan lagi. Hulks adalah kapal penjara, tepat di seberang meshes.” Kami selalu menggunakan nama itu untuk rawa, di desa kami.

“aku mebayangkan siapa yang dimasukkan ke dalam penjara kapal, dan kenapa mereka ada disana?” tanyaku, dengan cara yang umum, dan diam – diam putus asa.

Itu terlalu banyak untuk Mrs. Joe, yang tiba tiba bicara. “Aku akan memberitahumu, anak muda,” katanya, “aku tidak membesarkanmu untuk mengurusi hidup orang lain. Aku akan disalahkan untuk itu dan bukannya dipuji. Orang – orang dimasukkan ke Hulks karena mereka membunuh, mencuri, memalsukan, dan melakukan hal – hal buruk; dan mereka akan memulai dengan menanyakan pertanyaan. Sekarang kau tidur!”

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.