home Hikayat/Cerita Rakyat Kisah 1001 Malam: Bab 1 – Dimulai dengan Malam Pertama dan Diakhiri dengan Malam Ketiga

Kisah 1001 Malam: Bab 1 – Dimulai dengan Malam Pertama dan Diakhiri dengan Malam Ketiga

Lalu ia berkata, Ya Tuanku, terimalah aku sebagai istrimu, dan bawa aku ke negerimu; karena aku memberikan diriku padamu: bersikap baiklah padaku; sebab akulah yang meminta diperlakukan dengan kebaikan dan amal, dan yang akan membalas perlakuanmu; dan jangan biarkan kondisiku saat ini menipumu. Saat aku medengar kata-kata ini, hatiku menjadi luluh padanya, agar tercapainya tujuan Tuhan, yang dari-Nya lah kekuatan dan kemuliaan; aku membawanya, memberinya pakaian, dan menyediakan baginya tempat di kapal dengan gagah, dan memperlakukannya dengan perhatian dan hormat.

Kami kemudian mulai berlayar; dan aku menjadi sangat terpikat dengan istriku, sehingga, demi istriku, aku mengabaikan saudara-saudaraku, yang karenanya menjadi cemburu padaku, dan juga iri akan kekayaan dan banyaknya barang daganganku; melihat seluruh harta benda itu dengan tatapan keserakahan. Mereka lalu berencana membunuhku, dan mengambil kekayaanku; berkata,

Mari kita bunuh saudara kita, dan semua harta bendanya akan menjadi milik kita;–setan menjadikan hal ini tampak wajar di mata mereka; maka mereka menghampiriku saat aku sedang tidur di samping istriku, membawa kami berdua, dan melempar kami ke laut. Namun segera setelah istriku terbangun, ia mengguncang dirinya sendiri, dan berubah menjadi Jin perempuan. Ia membawaku, menempatkanku pada suatu pulau, dan kemudian menghilang.

Pagi harinya, ia kembali, dan berkata padaku, Aku istrimu, yang membawamu, dan menyelamatkanmu dari kematian, dengan izin Tuhan, Yang Maha tinggi. Ketahuilah bahwa aku adalah Jin: Aku melihatmu, dan hatiku mengasihimu demi Tuhan; karena aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Allah memberkati dan menyelamatkannya! Aku datang padamu dalam kondisi yang seperti kau lihat, lalu engkau menikahiku; dan lihatlah, aku telah menyelamatkanmu dari tenggelam. Tapi aku marah pada saudara-saudaramu, dan aku harus membunuh mereka.

Saat aku mendengar kisahnya, aku terkejut, dan berterima kasih padanya atas apa yang telah ia lakukan;–Namun, kataku, membunuh saudara-saudaraku, bukan itu yang aku inginkan. Lalu aku menceritakan padanya semua yang terjadi antara aku dan mereka dari awal hingga akhir; dan setelah ia mendengarmya, ia berkata, Malam selanjutnya, aku akan menemui mereka, menenggelamkan kapal mereka, dan menghancurkan mereka.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.