home Hikayat/Cerita Rakyat Kisah 1001 Malam: Bab 3

Kisah 1001 Malam: Bab 3

Setelah mendengar cerita tersebut, Perdana Menteri mengucapkan selamat pada sang pemuda karena telah berhasil lolos dari kutukan. Dan ketika keadaan telah membaik seperti sedia kala, Raja memberikan hadiah kepada beberapa warga negaranya, dan ia mengatakan kepada Perdana Menteri, “ Datangkan padaku nelayan yang telah menghadiahiku dengan ikan-ikan berwarna”. Maka ia pun mendatangkan nelayan itu, yang telah menjadi penyebab kembalinya penduduk dari kota yang telah dikutuk ke dalam wujud mereka yang sesungguhnya. Dan Raja memberikan pada nelayan itu baju kehormatan, ia juga menanyakan perihal kondisi nelayan pada saat itu, dan apakah ia memiliki anak atau tidak. Sang nelayan menjawab bahwa ia memiliki seorang putra dan dua orang putri.

Mendengar hal tersebut, Raja mengambil satu anak gadisnya untuk dijadikan istri, dan yang satunya lagi diberikannya pada sang Raja muda untuk diperistri. Raja pun memberikan pekerjaan pada anak laki-laki yang satunya sebagai bendahara. Ia kemudian mengirimkan Perdana Menteri ke kota dimana sang Raja muda berasal, yaitu ibukota dari Pulau-pulau Hitam. Raja lalu memberikannya kekuasaan di sana, melepaskannya bersama dengan 50 pengawal yang telah mendampingi perjalanannya dulu, disertai perbekalan jubah-jubah dan salam untuk Raja-raja kecil yang ada di sana. Perdana Menteri lalu mencium tangan sang Raja, dan memulai perjalanannya, sementara Raja dan Raja muda tetap tinggal di sana. Mengenai sang nelayan, ia kemudian menjadi orang terkaya dibandingkan dengan rekan-rekan seumurannya, dan putri-putrinya terus menjadi istri Raja hingga mereka meninggal dunia.  Namun (tambah Syahrazad) hal ini tidak lebih menakjubkan dibandingkan dengan apa yang terjadi pada sang buruh.

Diterjemahkan oleh Andina Misana © 2015 (Dilarang menyalin dan mempublikasikan ulang terjemahan ini tanpa izin).

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.