home Hikayat/Cerita Rakyat Kisah 1001 Malam: Pendahuluan

Kisah 1001 Malam: Pendahuluan

Ia memiliki armada tentara dalam jumlah yang besar, banyak pengawal, pelayan, dan juga negeri-negeri jajahan. Ia memiliki dua orang putra, satu diantaranya adalah seorang pria yang telah menginjak usia dewasa, dan yang lainnya masih merupakan seorang pemuda.

Kedua pangeran tersebut adalah penunggang kuda yang berani, terutama sang kakak, yang mewarisi kerajaan ayahnya dan memimpin rakyatnya dengan adil, sehingga semua warga negara dan seluruh kerajaan menyayanginya. Ia dipanggil dengan nama Raja Syahriyar, sementara adiknya bernama Shah-Zeman, yang merupakan raja dari negeri Samarkand.

Kepemimpinan dalam pemerintahan mereka didasarkan pada azas kejujuran, keduanya memerintah warga negaranya dengan adil dalam periode 20 tahun yang penuh dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Setelah periode tersebut berlalu, sang kakak merasakan keinginan yang kuat untuk bertemu dengan adiknya, maka ia pun memerintahkan menteri nya untuk menemui dan membawa sang adik padanya.

fig9

Setelah menerima nasihat dari sang menteri, Raja segera memerintahkan untuk mempersiapkan hadiah-hadiah yang mewah, seperti kuda-kuda yang dihiasi dengan emas dan permata yang mahal, gadis-gadis yang cantik, dan barang-barang mahal lainnya. Kemudian ia menulis surat pada adiknya, menyampaikan keinginannya yang sangat kuat untuk menemuinya, lalu disegelnya surat itu, dan diberikannya kepada sang menteri bersama dengan hadiah-hadiah mewah yang telah disebutkan sebelumnya.

Kemudian ia memerintahkan menterinya untuk meredakan ketegangan serta mempersiapkan dirinya, melipat pakaiannya, dan menikmati perjalanan yang akan dilaluinya. Sang menteri segera menjawab tanpa jeda, “ Hamba mendengar dan hamba patuh”. Lalu ia pun segera mempersiapkan diri untuk perjalanan, menyusun pakaiannya, menyelesaikan urusannya yang belum selesai, dan mempersiapkan perbekalan dalam waktu tiga hari.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.