home Hikayat/Cerita Rakyat Kisah 1001 Malam: Pendahuluan

Kisah 1001 Malam: Pendahuluan

Pada saat sang kakak mendengar kata-kata itu, ia berkata, “ Demi Allah, kau harus memberitahuku penyebab kembalinya warna wajahmu”. Maka akhirnya Raja Shah-Zeman menceritakan perihal semua yang telah dilihatnya. Dan di akhir cerita adiknya, Raja Syahriyar mengatakan bahwa ia harus melihat perbuatan itu dengan mata kepalanya sendiri.

Maka Raja Shah-Zeman berkata, “ Kalau begitu, kau harus mengumumkan bahwa kau akan melakukan perjalanan lagi untuk berburu, lalu diam-diam bersembunyilah disini denganku, dan kau akan melihat perbuatan itu, dan mendapatkan bukti yang nyata”.

fig12

Setelahnya, Raja Shahriyar segera mengumumkan bahwa ia berniat untuk melakukan perjalanan lagi. Bala tentaranya keluar dari kota dengan membawa tenda-tenda, dan sang Raja pun mengikuti mereka. Setelah beristirahat sejanak di perkemahan,  ia berkata kepada pelayannya, “ Pastikan tidak ada yang mengikutiku” dan sang Raja pun pergi dengan menyamar untuk kembali ke istana.

Sesampainya di istana, Ia lalu duduk di hadapan jendela dan memandang ke arah taman. Ketika ia telah menghabiskan beberapa waktu dengan duduk di sana, sang Ratu dan para pelayan wanitanya memasuki taman ditemani oleh budak-budak pria berkulit hitam. Mereka melakukan hal yang sama persis dengan apa yang telah dideskripsikan oleh saudaranya, terus menerus hingga tiba waktunya untuk berdoa di sore hari.

fig13

Ketika Raja Shahriyar menyaksikan pemandangan itu, akal sehat hilang dari kepalanya, dan ia berkata pada adiknya, “ Berdirilah, ayo kita pergi mengembara, dan tinggalkan negeri yang megah ini, sampai kita melihat bencana seperti ini lagi menimpa orang-orang selain kita. Apabila pada akhirnya itu tidak terjadi, maka kematian adalah lebih baik bagi kita”.

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.