home Artikel Tips Bisnis Tips Jitu Mencari Lowongan Pekerjaan

Tips Jitu Mencari Lowongan Pekerjaan

“Apakah dengan berjalan atau berlari, orang yang mencari pada akhirnya akan menemukan apa yang dicari. Tuhan akan memberi apa yang kau cari. Di mana kau gantungkan cita-cita, di situlah kau akan meraihnya.”
JALALUDDIN RUMI

Setelah memilih bidang pekerjaan yang sesuai, hal penting berikutnya yang harus dilakukan adalah mencari lowongan kerja yang sesuai dengannya.

Bagaimana caranya? Berdasarkan pengalaman selama ini, terdapat cukup banyak tempat yang bisa dijadikan sumber informasi lowongan kerja. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah Anda harus terus bergerak dan jangan pernah berhenti mencari. Sekali berhenti, akan sulit bagi Anda untuk memulainya kembali. Ibarat mesin, energi yang dibutuhkan saat mesin sedang bergerak jauh lebih sedikit dibanding ketika mulai dinyalakan. Begitu mesin dimatikan, dibutuhkan energi yang sangat banyak untuk membuatnya hidup kembali. Semakin lama berhenti, akan semakin sulit untuk menyalakannya kembali.

Demikian pula dengan mencari kerja. Sekali Anda berhenti, akan sulit bagi Anda untuk memulainya kembali. Anda akan merasa nyaman dengan situasi saat ini. Itu sebabnya, banyak anak-anak muda yang berhenti mencari lowongan kerja akhirnya gagal sama sekali mendapatkan pekerjaan. Karenanya, jika Anda benar-benar ingin memperoleh pekerjaan, kuncinya hanya satu: jangan pernah berhenti mencari.

Sampai kapan? Sampai Anda mendapatkan pekerjaan!

Kisah Majnun. Ada sebuah cerita kecil tentang Majnun. Majnun adalah salah satu tokoh dalam literatur Persia yang menjadi gila karena kehilangan kekasihnya, Layla. Suatu hari seorang sufi melihat Majnun tengah mengayak tanah di jalanan dan bertanya kepadanya, ”Majnun, apa yang sedang engkau cari?”
”Aku mencari Layla,” katanya.
Sang sufi bertanya lagi, ”Adakah engkau berharap akan dapat menemukan Layla di situ?”
”Aku mencarinya kemana-mana,” kata Majnun, ”dengan harapan akan menemukannya di suatu tempat.”

Sama seperti memancing ikan, mencari kerja juga membutuhkan semangat, ketekunan, kesabaran, dan kegigihan. Selama Anda masih duduk di tepi sungai dan selama mata kail Anda masih terapung di atas air, selalu ada harapan suatu saat nanti akan ada ikan yang terjerat umpan Anda. Tapi manakala mata kail telah diangkat dari dalam air, dan kailnya pun telah tersandar di dinding, apakah mungkin akan ada ikan yang menghampiri Anda?

Hal ini mirip dengan mengambil bola hitam di antara sekumpulan bola merah. Selama Anda masih terus mengambili bola-bola tersebut, selalu ada harapan akan memperoleh bola hitam meskipun mungkin beberapa kali salah mengambil bola merah.

Oleh karena itu, sekali lagi, hal yang harus selalu diingat pada saat mencari kerja adalah jangan pernah berhenti mencari. Tidak ada yang tahu kapan saat yang ditunggu itu tiba. Tidak ada seorangpun yang mampu menebak di surat lamaran keberapa Anda akan diterima kerja. Anda bisa saja berhenti mencari setelah mengirimkan dua puluh lebih surat lamaran. Padahal boleh jadi pada surat lamaran kedua puluh satulah Anda akan menemukan bidang pekerjaan yang sesuai. Ingat, kesempatan yang terlewatkan sama dengan kesempatan yang hilang.

Sedikitnya, ada lima tempat yang dapat dijadikan rujukan untuk memperoleh informasi lowongan kerja, yaitu:
1) Surat kabar,
2) Relasi,
3) Kampus,
4) Internet,
5) Cara alternatif.

Sampai sekarang, saya belum menemukan cara yang lebih efektif dalam mencari informasi lowongan kerja selain melalui surat kabar. Setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan, ratusan informasi lowongan kerja terpampang di berbagai surat kabar.

TIPS MENCARI LOWONGAN KERJA DI SURAT KABAR
Pada waktu mencari informasi lowongan di surat kabar, pastikan untuk selalu bersikap teliti dan hati-hati. Bukalah setiap lembar surat kabar dan bacalah semua informasi lowongan kerja yang tersedia di sana, mulai dari yang berukuran besar hingga yang kecil. Kemudian, tandai dan pisahkan halaman yang berisi informasi lowongan kerja pilihan Anda.

Hal pertama yang harus Anda lihat saat membaca iklan lowongan kerja adalah bidang pekerjaan yang ditawarkan. Lihat, apakah bidang pekerjaannya sesuai dengan minat Anda atau tidak. Jika sesuai, lihat lagi persyaratan yang tercantum di bawahnya. Persyaratan ini meliputi latar belakang pendidikan, keterampilan, usia, dan pengalaman.

Bagaimanapun, Anda tidak perlu terlalu terpaku dengan persyaratan yang dicantumkan oleh instansi atau perusahaan. Mereka umumnya sangat fleksibel dalam masalah ini. Persyaratan dicantumkan hanya sebagai gambaran bagi calon pelamar. Jadi, jika Anda mampu memenuhi 70% saja dari persyaratan tersebut sudah cukup bagus. Di bawah itu, Anda harus berpikir dua kali sebelum mengirim berkas lamaran.

Jadi, seandainya usia Anda misalkan 28 tahun sedangkan persyaratannya 26 tahun, atau seandainya nilai IPK yang diminta perusahaan adalah 3,00 sedangkan nilai IPK Anda hanya 2,75, atau misalnya disyaratkan mempunyai pengalaman satu tahun sedangkan Anda tidak memiliki pengalaman sama sekali, tidak usah putus asa dulu. Cobalah tetap mengirim berkas lamaran dengan satu syarat: bidang pekerjaan yang dipilih sesuai minat dan kemampuan Anda. Artinya, Anda yakin mampu melakukan pekerjaan tersebut.

Berikut contoh iklan lowongan kerja yang lazim terdapat dalam surat kabar. Iklan lowongan kerja lainnya umumnya tidak banyak berbeda dengan contoh di bawah ini:
_________________________________________
DIBUTUHKAN SEGERA
Sebuah restoran yang sedang berkembang membutuhkan tenaga profesional untuk posisi:
1. Store/Asst. Manager (SM)
2. Graphic Illustrator (GI)
3. Cashier (CS)
4. Cook (CK)
5. Server (SV)
6. Steward (ST)
Persyaratan pelamar:
– Pria/wanita, max. 35 thn (SM)
– Max 30 thn (GI, CK, ST)
– Wanita max 25 thn (CS, SV)
– Min D3/S1 Perhotelan/Pariwisata (SM)
Min D3/S1 Sekolah Design (GI)
Min SMIP atau sederajat (ST, CK)
Min SMIP Jurusan Tata Boga (CK)
Min SMEA/sdrjt (CS)
– Pengalaman sebagai Store/Asst. Mgr min 2 thn (SM)
Pengalaman min 1 thn di bidangnya (ST, CK, SV, CS)
Kirim lamaran lengkap dengan referensi dan foto terbaru dalam waktu 2 minggu setelah iklan ini (cantumkan kode pada sisi kiri atas amplop) ke:HRD Department, PO. Box 1111 JKS 10111
______________________________________________

Di atas adalah salah satu contoh iklan lowongan kerja. Saya telah menandai beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat menyimak iklan lowongan kerja. Pertama adalah restoran. Ini adalah bidang pekerjaan. Jika Anda berminat bekerja di bidang ini, teruskan dan lihat posisi yang ditawarkan. Kemudian, lihat persyaratan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan, keterampilan, dan pengalaman. Lowongan di atas mencantumkan kalimat lamaran lengkap berikut referensi dan foto. Itu artinya, Anda harus mengirimkan berkas lamaran lengkap (akan dijelaskan kemudian pada Bab Empat Belas) berikut surat referensi dan foto. Jangan lupa cantumkan kode di sampul surat dan kirim sebelum lewat dua minggu ke alamat yang tercantum di atas.

HATI-HATI DENGAN LOWONGAN KERJA “ASPAL”
Di samping lowongan kerja “asli”, saat ini banyak pula iklan lowongan kerja “aspal” di surat kabar. Iklan lowongan kerja ini biasanya menampilkan informasi yang berbeda dengan kenyataan sebenarnya. Mayoritas pekerjaan yang ditawarkan umumnya berhubungan dengan sales atau penyertaan modal (investasi). Untuk menarik calon pelamar, mereka biasanya tidak secara langsung mencantumkan hal itu di surat kabar. Baru setelah Anda menghubungi mereka diketahui bahwa pekerjaan yang ditawarkan bergerak di bidang sales atau investasi modal.

Agar tidak terjebak dengan iklan menyesatkan itu, sekaligus menghemat waktu, tenaga, dan uang yang dimiliki, Anda harus terampil membedakan antara iklan lowongan kerja asli dengan yang aspal.

Bagaimana caranya? Tidak sulit, yaitu:
1) Iklan lowongan kerja aspal biasanya mencantumkan persyaratan yang mudah, seperti tidak dibutuhkan keterampilan atau pengalaman, batasan usia dan pendidikan sangat fleksibel, serta tidak terikat waktu dan tempat,
2) Lowongan kerja yang dibuka biasanya bersifat umum seperti administrasi, konsultan, business executive, management trainee, data analyst, manajer, supervisor, staf, dan lain sebagainya, tanpa ada keterangan lebih lanjut.
3) Iklan lowongan kerja aspal biasanya menawarkan penghasilan fantastis guna menarik calon pelamar. Misalnya, dua juta, empat juta, sepuluh juta, atau bahkan lebih. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkannya pun biasanya sangat banyak, 10, 50, bahkan 100 orang,
4) Terakhir, ini yang paling penting, iklan lowongan kerja aspal umumnya dipasang setiap hari atau setiap minggu dengan format yang sama tanpa ada perubahan sama sekali. Biasanya mereka memasang iklan lowongan kerjanya di deretan iklan baris yang relatif lebih murah.

LANGKAH BERIKUTNYA
Sekarang, anggap saja Anda sudah menemukan informasi lowongan kerja pilihan Anda. Apa yang harus dilakukan?

Pertama, jika jumlahnya lebih dari satu, buatlah skala prioritas. Mana di antara kedua atau ketiga informasi lowongan kerja tersebut yang paling sesuai dengan diri Anda dan mana yang tidak. Kemudian urutkan ke bawah. Jika dananya mencukupi, Anda bisa melamar ketiganya sekaligus. Tapi, jika dananya terbatas, pilihlah bidang pekerjaan yang menurut Anda paling ideal, dan jika ada sisa uang baru melamar lowongan kerja yang ada pada prioritas berikutnya.

Setiap surat kabar berbeda-beda dalam menyajikan informasi lowongan kerjanya. Ada beberapa surat kabar yang menampilkan informasi lowongan kerja yang lengkap dan komprehensif, ada pula yang hanya ala kadarnya saja. Sampai sekarang saya belum menemukan surat kabar yang informasi lowongan kerjanya lebih lengkap, lebih banyak, dan lebih dapat dipercaya selain Kompas. Hampir semua orang yang saat ini sedang bekerja memperoleh informasi lowongan kerja mereka dari harian ini.

Selain jumlah informasi lowongan kerjanya lebih banyak, bidang pekerjaan yang ditampilkan Kompas pun sangat beragam. Pasalnya, hampir semua instansi dan perusahaan menginformasikan lowongan kerjanya di harian ini, khususnya edisi Sabtu dan Minggu.

Diambil dari buku “Kiat Jitu Mendapatkan Pekerjaan Idaman” karya Edwin Solahuddin

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.