home Artikel Tips Bisnis Tips Mengikuti Psikotes dan Tes Kompetensi

Tips Mengikuti Psikotes dan Tes Kompetensi

Setelah mengisi application form, tahapan berikutnya adalah mengerjakan soal-soal psikotes. Ujian psikotes seringkali menjadi ”hantu” menakutkan di kalangan pencari kerja karena hampir separuh pelamar biasanya gugur pada saat mengikuti tes ini. Tapi, Anda tidak perlu takut. Dengan persiapan cukup dan kemauan keras, Anda pasti bisa melewatinya.

Ujian psikotes pada dasarnya terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu:
1) TPA (Tes Potensi Akademik) atau tes IQ,
2) Tes Kepemimpinan (leadership skill),
3) Tes Komunikasi (communication skill).

Tes IQ atau TPA berfungsi mengetahui potensi atau kemampuan akademik Anda. Ada empat hal yang akan diuji di sini, yaitu :
1) Kemampuan matematis,
2) Kemampuan verbal/bahasa,
3) Kemampuan nalar/logika,
4) Kemampuan abstraksi.

Bentuk soal psikotes bervariasi. Ada yang berupa perkalian, pembagian, penjumlahan, pengurangan, maupun kombinasi dari keempatnya. Ada pula soal berbentuk gambar untuk menguji kemampuan nalar dan abstraksi Anda, serta soal bahasa untuk menguji kemampuan verbal Anda.

Sama seperti tes lainnya, ujian psikotes dapat dengan mudah dilewati jika Anda sudah mempersiapkan segalanya dengan baik. Hampir semua soal psikotes bentuknya sama. Variasi selalu ada, tapi secara garis besar tidak banyak berbeda. Jika mau berlatih mengerjakan soal-soal yang diajukan, dijamin ujian psikotes tidak akan menjadi hantu menakutkan bagi Anda.

Usahakan semua jawaban yang diberikan bernada positif dan optimis. Jangan pernah memberikan jawaban yang negatif atau pesimis. Jika diminta menggambar, gambarlah benda-benda positif dan produktif. Apabila menggambar orang, gambarkanlah orang yang sedang beraktivitas. Berilah judul yang positif dan membangun. Tidak usah terlalu kreatif, terlebih jika posisi yang dilamar sifatnya formal, seperti administrasi, produksi, atau marketing.

TES KOMPETENSI
Tes lain yang akan diajukan perusahaan adalah tes bidang. Tes ini bertujuan mengetahui kompetensi Anda dalam mengerjakan tugas yang akan diemban nanti. Seberapa bagus kemampuan Anda dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Wujud tes bidang bermacam-macam, tergantung posisi yang dilamar. Untuk guru, tes biasanya berupa micro teaching atau ujicoba mengajar; untuk editor buku, tesnya menyunting tulisan atau buku; untuk penerjemah, tesnya menerjemahkan artikel atau buku; untuk sales, tesnya berupa presentasi atau kemampuan menjual, demikian seterusnya.

Jika Anda lulusan baru, sangatlah penting untuk mengerjakan tes ini dengan baik. Di sinilah kesempatan Anda meraih skor sebanyak-banyaknya dengan menampilkan seluruh bakat dan kemampuan yang dimiliki.
Berkas lamaran hanya akan membantu Anda hingga pintu gerbang pertama. Agar bisa masuk lebih jauh ke dalam, Anda harus menunjukkan kepada perusahaan jika Anda mampu dan layak mendapatkan pekerjaan tersebut.

(Dikutip dari buku “Kiat Jitu Mendapatkan Pekerjaan Idaman, Edwin Solahuddin, Penerbit Escaeva 2008)

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.