home Artikel Tips Bisnis Tips Mengisi Application Form

Tips Mengisi Application Form

Setibanya di lokasi tes, sapalah petugas satpam atau resepsionis di sana, dan tanyakan kembali ruang pelaksanaan tesnya.

Setelah sampai di ruangan, Anda biasanya akan diminta mengisi lembar application form atau formulir pendaftaran oleh perusahaan. Meskipun nampaknya sepele, cara Anda mengisi formulir aplikasi ini bisa memengaruhi penilaian perusahaan. Jika mengisinya dengan asal atau tidak teratur, Anda bisa dinilai ceroboh dan tidak disiplin.

Application form berfungsi sebagai penyedia informasi awal yang dibutuhkan perusahaan tentang diri Anda. Ada beberapa pertanyaan yang lazim diajukan pada lembar aplikasi ini, yaitu:
1) Nama. Tuliskan nama lengkap Anda.
2) Alamat. Tuliskan alamat Anda berikut nomor telepon yang mudah dihubungi.
3) Nomor KTP/SIM. Tuliskan nomor KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau SIM (Surat Izin Mengemudi) Anda.
4) Posisi yang diinginkan. Tuliskan posisi yang dilamar.
5) Keluarga. Tuliskan nama anggota keluarga Anda, mulai dari ayah, ibu, saudara kandung, suami/isteri, hingga anak-anak jika sudah berkeluarga. Isikan juga usia, jenjang pendidikan, dan alamat mereka masing-masing.
6) Pendidikan. Tuliskan riwayat pendidikan Anda berikut nama sekolah, kota, tahun masuk/keluar atau lamanya waktu bersekolah, jurusan, dan prestasi yang pernah diraih, jika ada.
7) Kegiatan Ekstrakurikuler. Tuliskan kegiatan ekstrakurikuler yang pernah diikuti semasa sekolah atau kuliah dulu.
8) Pengalaman organisasi. Tuliskan nama, tahun, dan tempat organisasi yang pernah Anda ikuti.
9) Kursus/seminar/lokakarya. Tuliskan kursus/pelatihan/ seminar/lokakarya yang pernah diikuti berikut tema, nama lembaga, kota, dan waktu pelaksanaannya.
10) Pengalaman kerja. Tuliskan semua pengalaman kerja yang pernah dijalani termasuk nama perusahaan, posisi, tahun masuk/keluar, nama atasan, gaji, kota dan alasan Anda keluar/pindah.
11) Riwayat kesehatan. Tuliskan riwayat kesehatan Anda. Apakah pernah dioperasi, menjalani rawat inap di rumah sakit, mengalami sakit berat, dan sebagainya. Jika tidak yakin, Anda tidak perlu mengisi bagian ini.
12) Gaji yang diinginkan. Tuliskan gaji yang Anda inginkan. Jika Anda seorang fresh graduate (lulusan baru), disarankan untuk tidak mencantumkan nilai nominal di sini. Cukup dengan menuliskan, ”Sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kualifikasi saya.” Ini untuk mencegah Anda meminta gaji terlalu rendah atau terlalu tinggi, yang mana keduanya bisa merugikan Anda nantinya.
13) Kesediaan untuk mulai bekerja. Tuliskan kapan Anda bisa mulai bekerja di perusahaan tersebut. Jika saat itu masih belum bekerja, tuliskan ”secepatnya” atau ”kapanpun dibutuhkan perusahaan”. Apabila ketika itu masih bekerja, waktunya tentu disesuaikan dengan kapan Anda bisa keluar dari pekerjaan sebelumnya.
14) Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota/ seluruh Indonesia? Pertanyaan ini diajukan untuk menguji keseriusan dan dedikasi Anda. Tuliskan jawaban ”ya” untuk pertanyaan ini. Sekalipun menjawab ya, bukan berarti Anda akan langsung ditempatkan di luar kota atau di daerah terpencil. Ini hanya sekedar tes untuk Anda, jadi tidak usah takut.
15) Referensi/Orang yang dapat dihubungi dalam keadaaan mendesak. Tuliskan nama orang yang mengenal diri Anda, di luar saudara dekat Anda. Misalnya, dosen saat kuliah dulu, teman kuliah, mantan rekan sekantor, dan lain-lain. Akan lebih baik lagi jika orang tersebut memiliki pengaruh dan reputasi yang baik serta bekerja di bidang pekerjaan yang relevan dengan yang dilamar.
16) Apakah Anda bersedia mengikuti masa percobaan/probation? Tuliskan “ya” untuk jawaban ini.
17) Mengapa/apa alasan Anda melamar di perusahaan ini? Tuliskan jawaban positif untuk pertanyaan ini. Misalnya, untuk mengembangkan karir, untuk menerapkan ilmu yang dimiliki, atau karena sesuai minat Anda. Jangan sekali-kali memberikan alasan negatif.
18) Apa hobi Anda? Tuliskan hobi yang dimiliki.
19) Apakah Anda bersedia menjalankan tugas ke luar kota? Tuliskan ”ya” untuk pertanyaan ini.
20) Apakah Anda bersedia bekerja di luar jam kantor/lembur? Tuliskan ”ya” untuk pertanyaan ini.

Berikut hal-hal yang harus diingat pada waktu mengisi application form:
1) Usahakan tulisan Anda rapih dan mudah dibaca.
2) Bacalah setiap pertanyaan yang diajukan dengan
hati-hati. Pastikan semua jawaban yang diisikan
benar.
3) Tulis jawaban Anda dengan huruf cetak/besar.
4) Gunakan pulpen untuk mengisinya. Jika ada
jawaban salah, coret dengan rapih atau gunakan
penghapus pulpen.
5) Setelah diisi, periksa kembali jawaban Anda.
6) Jangan lupa mencantumkan nama dan tanda
tangan Anda.

Tidak semua pertanyaan di atas akan muncul pada application form. Hanya sebagian yang akan dicantumkan pada lembar aplikasi tersebut. Sebagian lain ada yang sengaja disimpan untuk tes wawancara. Namun yang jelas, semua pertanyaan di atas pasti akan diajukan kepada Anda saat mengikuti tes seleksi kerja. Apakah ketika mengisi lembar application form, menjalani psikotes, maupun saat wawancara.

(Dikutip dari buku “Kiat Jitu Mendapatkan Pekerjaan Idaman, Edwin Solahuddin, Penerbit Escaeva 2008)

Tinggalkan Balasan

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.